| Ahmad Irsyad al-Faruq (kiri) dan Fuad Nawawi (kanan), selaku dosen pebimbing, saat penerimaan hadiah di Bandung, (27/04). |
Cirebon, lpmfatsoen.com – Dua perwakilan
Jurusan Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (IAT) capai gelar juara pada kompetisi
berbasis al-Qur’an yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil
Qur’an (LPTQ) di Tasikmalaya, 17-23 April 2016.
Beragam lomba
yang digelar seperti Tahfidz Qur’an, Qira’atul Qur’an, Khat, Tafsir al-Qur’an,
Tilawatil Qur’an, Sari Tilawah, makalah berbasis al-Qur’an, Tafsir Al-Quran Bahasa
Indonesia, Arab dan Inggris.
Ahmad Irsyad
al-Faruq, selaku mahasiswa semester VI, sekaligus ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan
(HMJ) IAT yang mengikuti kompetisi makalah berbasis al-Qur’an, meraih juara 3
dengan judul makalah ‘Perempuan dalam Kultur Patriarkhi Media Massa’. Pada tahap babak penyisihan, judul makalahnya
adalah ‘Ulama Perempuan: Why Not? (Telaah Historis dan Dekonstruksi
Wacana Keagamaan’.
“Senang bisa
masuk finalis tiga besar dan bangga bisa mengharumkan nama keluarga sendiri dan
keluarga IAIN tentunya,” ujar Irsyad saat ditemui tim lpmfatsoen.com. Dalam
pelaksanaan perlombaannya, ia membuat makalah secara langsung di tempat, dengan
diberi ketentuan jenjang waktu pembuatan serta melalui dua tahap penyeleksian.
Selain itu, pembuatan makalah pun bukan menggunakan mesin canggih seperti
komputer melainkan mesin ketik zaman dahulu.
Setelah menjadi
finalis 3 besar di tingkat provinsi, ia akan mengikuti bimbingan yang akan
dilaksanakan pada tanggal 8 Mei di Sumedang, tepatnya di hotel Katulistiwa yang
kemudian akan diseleksi pada bulan Juni.
“Buat makalahnya menggunakan mesin ketik. Pada
tahap pertama yaitu babak penyisihan diberi waktu dari jam delapan pagi hingga
jam lima sore. Kemudian ada untuk mengikuti semi final menjadi enam peserta
putra dan enam peserta putri. Besoknya pada semi final, membuat makalah lagi
dari jam delapan pagi hingga jam empat sore. Makalah yang semi final ini yang
akan di presentasikan pada babak final selanjutnya, yaitu tingkat nasional,” katanya kembali.
Sementara, untuk kategori Tafsir Al-Quran Bahasa Indonesia, Arab dan Inggris. Nur’aeni, mahasiswi
semester 4 ini meraih juara harapan 2 kategori Tafsir Qur’an berbahasa Indonesia
dengan dibarengi hafalan 30 juz. “Tidak
nyangka bisa dapat juara, soalnya ini kompetisi yang persaingannya antara
juara-juara kota, yang pastinya telah melalui seleksi di setiap kotanya
masing-masing,” tuturnya. (Riri)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar