![]() |
| Jurusan SKI gelar Stadium General sekaligus launching Jurusan Bahasa dan Sastra Arab di Auditorium Pascasarjana, Kamis (27/4). |
Foto: Mila
FatsOeN – Jurusan
Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati
Cirebon menyelenggarakan Stadium General dan Launching Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, di
Auditorium Pascasarjana IAIN Cirebon, Kamis
(27/4).
Kegiatan yang mengusung tema, "Hamas dalam Konstilasi
Politik Timur Tengah dan Kemerdekaan Palestina" tersebut, dibuka dengan launching Jurusan Bahasa dan Sastra Arab.
Adapun narasumber stadium
general merupakan Doctor
of Intercultural Studies, Prof. Dr. Magdy Bahig Behman, MA. DIS., dan dimoderatori oleh Ketua Ikatan
Alumni Al-Azhar Mesir Wilayah III Cirebon, H. Jamil Abdul Latief,
LC.
Ketua Pelaksana, Aah Syafa'ah, M.Ag. memaparkan, kegiatan tersebut
diadakan dengan tujuan memberikan wawasan mengenai Timur Tengah dan bagaimana
sesungguhnya keberadaan Hamas. Hal tersebut dikarenakan kajian tentang Timur
Tengah masih sedikit, sementara mahasiswanya lebih menekankan pada kajian lokal
ditambah sulitnya memperoleh referensi.
"Kita tahu Hamas itu adalah
pejuang Palestina, tapi sisi lain dari orang Mesirnya itu sendiri bahwa Hamas adalah
gembong teroris. Ini jadi menarik ketika ada dua pendapat yang berbeda namun
disertai data-data yang kongkrit," kata Aah.
Aah menambahkan, dikarenakan
ada wacana bahwa SKI akan berdiri sendiri menjadi Fakultas Adab, maka kegiatan tersebut
diadakan bersamaan dengan launching jurusan
Bahasa dan Sastra Arab yang merupakan jurusan baru di Fakultas Adab.
Di lain pihak, Ketua
umum Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) SKI, Ulfa Rindiyani menjelaskan, setiap jurusan sudah ada
alokasi dana dari fakultas untuk mengadakan kegiatan. Untuk Jurusan SKI sendiri
biasanya mengadakan stadium general
atau pengabdian dosen.
"Khusus untuk tahun ini jurusan
SKI mendatangkan pemateri Internasional,
diharapakan agar lebih menambah wawasan Mahasiswa.
Saya berharap dengan diselenggarakannya acara ini,
SKI tidak dipandang sebelah mata dan dicap jurusan pasif karena tidak pernah
mengadakan acara. Semoga kedepannya lebih banyak lagi mengadakan acara yang
bermanfaat,
terutama dalam bidang keilmuan untuk menambah wawasan," kata Ulfa.
Kegiatan tersebut
disambut antusias oleh peserta. Salah seorang peserta, Sintia mengungkapkan,
banyak pengetahuan baru tentang Hamas
yang baru ia ketahui, bahwa musuh utama Palestina bukanlah Israel melainkan Palestina
itu sendiri. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bagus dan dapat menambah
wawasan untuk berkomunikasi dengan orang Arab.
"Keep Spirit untuk SKI dan harapan untuk kedepannya, SKI bisa mencetak sejarawan
yang bisa meneliti sampai ke Palestina. Soalnya, agar lebih paham dan mengetahui
seluk beluk Palestina, jadi tidak hanya membantu dengan uang atau makanan. Padahal,
Palestina tidak hanya membutuhkan itu, tapi lebih membutuhkan bantuan dari bidang
kelimuan," katanya.
(Mila)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar