Menjadi
PD (Percaya diri) jelas impian setiap
orang. Siapa sih yang meras nyaman jika kemana-manaa merasa seperti sedang
ditertawakan banyak orang?!
Tenang, saudara-saudara. Banyak cara
untuk menjadi pribadi yang PD.
Berikut kiat-kiat agar tidak terlanjur mengembangkan konsep diri negatif yang akhirnya menjadi orang yang tidak percaya diri.
A. Belajar Tentang Islam Lebih
Serius
Aturan islam memiliki norma-norma
yang jelas dalam menghadapi kehidupan dan tantangan kehidupan. Seseorang yang
awalnya tidak percaya diri,
ketika ia memutuskan untuk belajar tentang islam da mengetahui bagaimana
menghadapi hidup ini maka ia akan menjadi pribadi yang percaya diri.
B. Berpikir Positif
You
will become whatever you consistenly think about yourself
Jia kita mendapatkan masukan
negativefdari
keenam hal yang membentuk konsep diri. Seperti orang tuaa, saudara kandung, sekolah,
teman sebaya, masyarakat dan pengalaman. Sebisa mungkin inpu tersebut diolah
sebaik mugkin, kita mesti pandai memilah dan memilih mana input yang positif
dan mana yang input negative.
Informasi yang masuk, perlu kita
atur demi mendapatka output yang sesuai harapan, hal ini dimaksudkan agar kita
tidak mudah percaya dengan penilaian negative terhadap diri kita, sehingga
dapat merusak konsep diri kita. Berikut cara-cara agar kita selalu berpiir
positif.
- Pertama, jujur pada diri sendiri. Ketika ada seseorang yang memberi penilaian negative terhadap diri kita, jangan terburu-buru membela diri. Akan tetaoi renungkanlah, apakah anggapan itu benar dan selaraskan pandangan itu dengan syariat Allah. Jika memang pandangan itu benar, maka kita perlu mengintropeksi dalam rangka mengevaluasi konsep diri agar lebih baik lagi.
- Kedua, sadar akan keunikan diri sendiri. Selama keunikan yang kita miliki adalah baik, maka berbanggalah dan sadarilah akan keunikan dan keistimewaan yang allah berikan kepada kita.
- Ketiga, menyadari bahwa hidup ini menyenangkan dan diciptakan banyak peluang bagi seluruh makhluk Allah. Firman Allah SWT disebutkan, “Dan Allah memberi rizki pada orang-oran yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” (Al-baqarah:212). Ketika kita memahami bahwa rezeki Allah disediakan tanpa batas, lalu kenapa kita harus tidak percaya diri? Its about believing, its in our mind.
C. Jadilah Sahabat Bagi Dirimu
If
you don’t prize yourself who will? If you don’t think well of yourself why
would anyone else?
Kita sering mematok terlalu rendah
terhadap gambaran diri sendiri dan mematok terlalu tinggi harapan-harapan kita
terhadap diri sendiri, hal ini akan membuat ita menjadi seorang yang tampak
selalu gagal, pesimis dan tidak percaya diri.
Kebesaran seseorang terletak pada
seberapa besar penerimaan mereka terhadap dirinya sendiri. Misalnya ketika
tubuh kita memang tidak terlalu tinggi dan ketidakbiasaan kita menerima itu
akan terbaca. Berikut ini kiat Stephanie Barrat dan Godefroy untuk menjaga
penerimaan kita terhadap diri sendiri.
Pertama,
Buat daftar keberhasilan
Tulislah sejumlah prestasimu dalam
hal apa saja.
Kedua,
bersikap optimis
Banyak orang sering mengalami
kegagalan dan kekecewaan daripada keberhasilan. Akibatnya kegagalan dan
kekecewaan itu menguasai hidupnya dan ia benar-benar menjadi orang yang gagal
dan kecewa. Orang sukses akan selalu menghitung keberhasilan, bukan kegagalan.
Ketiga,
mengubah sikap terhadap kegagalan.
Ada pepatah, “No pain no gain” ia
adalah harga yang harus dibayar atau keberhasilan yang insya allah kita
peroleh, jika kita bisa menyikapinya dengan lebih baik.
Keempat, tidak lagi melihat kegagalan.
Jika kegagalan dianggap prasyarat
keberhasilan maka tidaklah mungkin seseorang akan melihat kegagalan, karena
kegagalan itu sendiri tidak ada.
Jadi,
cintailah dirimu sendiri sebelum menuntut orang lain untuk mencintaimu. Jangan
putus asa dari rahmat allah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar