FatsOeN, IAIN Senja - Mahasiswa Bidikmisi semester 3 IAIN Syekh Nurja ti Cirebon mengadakan program kegiatan Study English in Pare Kediri selama 2 minggu, kegiatan dilaksanakan tanggal 09-25 Agustus 2015. Kegiatan tersebut diakomodir oleh Delta EC sebagai tempat kursus bahasa inggris di Pare Kediri Dalam pertemuan Ikatan Mahasiswa Bidikmisi (IMBM) di Pare, Wakil Dekan III (Wadek III) Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah Dr. Anwar Sanusi, M.Ag mengatakan bahwa kegiatan ini adalah langkah awal untuk mahasiswa bidikmisi agar bisa melanjutkan S2 dan S3 ke luar negeri dengan bekal bahasa inggris, karena Kementrian Agama mempunyai program 5000 Doktor.
“Diharapkan mahasiswa bidikmisi dengan adanya kegiatan di Pare tidak hanya sampai lulus S1. Saudara hari ini di pare, semester depan akan dicampkan di kampus, semester 7 pemantapan untuk toefl dan semester 8 bisa selesai. Harapan saya, anda bisa lanjut sekolah di luar negeri dan mahasiswa bidikmisi bisa masuk
program tersebut,” ujarnya kepada METHODA, Rabu (19/08).
Selain itu, Wakil Dekan II (Wadek II) Dr. Yayat Suryatna, M.Ag menyampaikan bahwa modal untuk ke kuliah di luar negeri adalah bahasa asing, salah satunya bahasa inggris. “Dan modal untuk keluar negeri adalah modal bahasa asing yaitu bahasa inggris,” tandasnya. Arif Abdul Wahid selaku koordinator angkatan Ikatan Mahasiswa Bidikmisi (IMBM) 2014 mengatakan, bahwa mahasiswa bidikmisi harus mempersiapkan
diri dari sekarang dengan mengambil seribu langkah sebagai bentuk persiapann agar bisa melanjutkan kuliah keluar negeri, seperti yang diharapkan para penjabat kampus.
“Lingkungan di pare sangat mendukung untuk belajar bahasa inggris, seperti apa kata pepatah ‘bergaul dengan penjual minyak wangi, maka akan ikut terbawa harumnya’. Saya berharap temen-temen bisa mengaploitasikan dirinya dalam berbahasa, dan diharapkan juga bisa mengambil seribu langkah dari sekarang untuk bisa melanjutkan kuliah diluar negeri,” katanya. Kemudian tips dan pesan dari Direktur Delta EC, Umu Kulsum, M.Pd, bahwa belajar bahasa harus membiasakan
dan menerapkan bahasa inggris dalam kegiatan sehari-hari. Dan sering-sering menonton video maupun mendengarkan musik berbahasa inggris. “Bahasa bukan hanya pelajaran akan tetapi kebiasaan, yang harus diterapkan dalam kehidupan. Tips untuk melancarkan berbahasa inggris dengan seringnya menonton video, youtube, musik yang memuat bahasa inggris, maka dengan sendiri otak anda akan menangkap kemudian mengikuti cara mereka menyampaikan ide dan gagasannya dalam berbahasa inggris,” ujarnya.
Umu Kulsum memberikan pesan kepada mahasiswa bidikmisi agar tidak pernah berhenti untuk belajar dan mengamalkan ilmunya kepada orang lain. “Jangan pernah berhenti untuk belajar, karena metode belajar terus
berubah-ubah, dan sampaikanlah materi tersebut kepada orang lain agar bermanfaat ilmu yang didapatkan,” sambungnya. (Ikfal, Harry, Endang).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar