![]() |
| Ilustrasi Pemilihan Raya Mahasiswa |
Cirebon, lpmfatsoen.com - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan
Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon layangkan Surat Keputusan (SK)
serentak pada Februari 2016. Hal ini
untuk memudahkan mahasiswa mengetahui waktu pemilihan Ketua dan anggota Dewan
Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Senat Eksekutif Mahasiswa (SEMA), dan Himpunan
Mahasiswa Jurusan(HMJ).
"Agar ke
depannya lebih mudah untuk menjadi pengingat mahasiswa, jika di bulan februari
mereka harus memilih ketua dan anggota DEMA, SEMA, serta HMJ" Ucap
Nuryana, S.Ag, M.Pd selaku Wakil Dekan (WADEK) III saat ditemui lpmfatsoen.com,
rabu (17/02) lalu.
Perekrutan
SEMA dilaksanakan pada 12-18 Februari. Setiap jurusan yang banyak penduduknya
wajib mengirimkan tiga nama orang, dan satu orang nama untuk jurusan Tadris
Bahasa Indonesia dan Manajemen Pendidikan Islam, yang akan didelegasikan untuk
anggota SEMA. Kemudian, dilanjutkan pemilihan DEMA tanggal 25 Februari 2016. Terakhir,
dilanjutkan pemilihan ketua HMJ masing-masing jurusan FITK.
Para delegasi
calon ketua dan anggota SEMA berkumpul dalam satu tempat untuk sidang
paripurna. Dalam sidang paripurna tersebut akan ditententukan siapa yang
menjadi ketua dan jajarannya. Prosedur pemilihan SEMA sengaja dilaksanakan
untuk menghindari bias jurusan dalam keanggotaan SEMA. Namun, Pemilihan Raya
masih dijalankan untuk DEMA.
“Bagi HMJ
yang sudah melakukan pemilihan ketua, mereka diberi pilihan untuk mennganti
kepengurusan yang ada atau melanjutkan kepengurusan yang sudah dipilih, dengan
catatan masa bakti mereka selesai pada februari 2017 nanti,” katanya.
Hal ini menuai
dampak bagi kepengurusan HMJ. Seperti yang ditanggapi oleh Zizi, mahasiswi
Pendidikan Agama Islam (PAI) semester 8. "Ada dampak negatif dan
positif. Negatifnya, kasian untuk HMJ
yang sebentar menjabat. Mereka cuman punya kesempatan sedikit untuk menjalani
program kerjanya. Positifnya, memang
lebih terorganisir," pungkasnya. (Eca)
Ilustrasi: www.antashari.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar