Muda Bersuara, Tips Jitu Untuk Jadi Pemilih Cerdas - LPM FatsOeN

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Muda Bersuara, Tips Jitu Untuk Jadi Pemilih Cerdas

Share This

LPM FatsOeN – Tahun 2018 menjadi tahun politik, karena pada tahun ini KPU (Komisi Pemilihan Umum) akan menyelenggarakan Pilkada serentak pada 27 Juni mendatang. Pilkada Serentak 2018 diikuti oleh 171 daerah, terdiri dari 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota. Untuk provinsi Jawa Barat sendiri terdapat 4 paslon (pasangan calon) Gubernur dan Wakil Gubernur, untuk kota Cirebon terdapat 2 paslon Walikota dan Wakil Walikota, dan untuk kabupaten Cirebon terdapat 4 paslon Bupati dan Wakil Bupati.

Di tahun ini diperkirakan jumlah pemilih pemula untuk provinsi Jawa Barat mencapai 30 persen dari 32,5 juta pemilik hak pilih. Dari presntase tersebut pemilih pemula menjadi sasaran utama untuk meraup suara mereka.
Berbagai macam cara dilakukan masing-masing paslon untuk menarik minat pemilih pemula, misalnya seperti  membuat meme comic atau mengemas video kampanye dengan motion ghrapics dan sebagainya.

Nah, kali ini penulis akan mencoba memberikan sedikit tips untuk kamu pemilih pemula, agar tidak bingung menentukan pilihan, karena satu suara yang kamu berikan akan sangat berdampak dimasa mendatang. Berikut tips jitu menjadi pemilih cerdas :
  • Pastikan Dirimu Terdaftar Sebagai Pemilih Tetap

Hal ini penting sekali untuk dilakukan, karena jika kamu belum terdaftar otomatis kamu tidak bisa menggunakan hak suaramu. Langkah awal untuk mengecek apakah kamu terdaftar atau tidak, kamu bisa mengunjungi situs resmi KPU atau kamu juga bisa langsung mendatangi petugas KPU yang ada disekitar tempat tinggalmu, kamu bisa menanyakan apakah kamu sudah terdaftar atau tidak.
  • Mencari Tahu Latar Belakang Setiap Paslon

Sebagai pemilih pemula, tentunya kamu harus mengetahui rekam jejak dari setiap paslon. Hal ini untuk menghindari kekeliruan kamu dalam menentukan pilihan, kamu bisa mencari tahu latar belakang setiap paslon, mulai dari kehidupan semasa kecilnya, profesionalitas dalam melakukan suatu pekerjaan, serta yang tidak boleh terlewatkan adalah mencari tahu catatan kriminalitas setiap paslon, karena rekam jejak seorang paslon harus bersih dari catatan kriminalitas, karena hal itu bisa menjadi barometer untuk mengukur, apakah yang terpilih nanti bisa mengemban tanggung jawabnya atau tidak.

  • Mencari Tahu Latar Belakang  Setiap Parpol (Partai Politik)


Kamu juga tidak boleh melupakan asal-usul darimana paslon itu diusung, kamu harus jeli menimbang dan mencari tahu rekam jejak setiap parpol dari tahun ke tahun, ini juga bisa menjadi barometer kamu dalam menentukan pilihan, dengan cara ini juga, kamu pasti bisa mengetahui parpol mana saja yang sering terganjal  kasus KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme).

  •  Buat Analisa Pribadi

Walaupun di negeri ini sudah banyak lembagaa survei yang bertebaran, alangkah baiknya kita juga melakukan analisa pribadi, karena tidak sedikit lembaga survei yang kredibilitasnya kurang begitu baik, hasilnya kamu akan terperangkap dengan hasil survei yaang mereka keluarkan. Analisa bisa kamu lakukan dengan membuat perhitungan sederhana, misal data yang kamu kumpulkan terkait rekam jejak paslon dan parpolnya, bisa digunakan untuk bahan analisa pribadimu, dari data tersebut kamu bisa menilai kekurangan dan kelebihan setiap paslon, dari hasil tersebut nantinya akan sangat membantu kamu dalam menentukan pilihan.

  •     Hak Suara Kamu Lebih Berharga Daripada Uang

Kamu harus selalu mengingat, bahwa hak suaramu sangat  berpengaruh untuk masa depan, dan juga hak suaramu jauh lebih berharga dibandingkan dengan uang. Money Poliitc (Politik Uang) sangat rentan terjadi dalam Pilkada, tentu kamu juga menjadi target dari Politik Uang itu sendiri. Dalam prakteknya, kamu akan disodorkan beberapa uang oleh oknum-oknum tertentu, agar kamu memilih paslon sesuai permintaan oknum tersebut. Cara menangkalnya sangat sederhana, kamu hanya perlu meningkatkaan perasaan hati nuranimu saja, karena jika pendirianmu sudah tegak, otomatis money politic pun sangat mudah untuk ditolak.

  •    Hindari Fanatisme Berlebih

Ketika kamu sudah menentukan paslon yang menjadi pilihan kamu, hal yang harus dihindari ialah rasa fanatik berlebih, karena kemungkinan besar rasa fanatik kamu akan menimbulkan dampak negatif, contohnya kamu mudah untuk terprovokasi, kamu pasti tidak akan terima jika paslon yang kamu pilih itu kalah, serta nantinya kamu akan melakukan tindakan yang kurang sportif seperti menyebarkan hate speech. Informasi Hoax, dan kampanye hitam lainnya guna menjatuhkan paslon lain. Nah menghindari rasa fanatisme berlebih itu sangat perlu, mengingat kita harus bersikap legowo jika paslon kita kalah dalam pilkada, karena sejatinya demokrasi tidak sepantasnya dikotori oleh tindakan-tindakan tercela seperti itu, hakekatnya ialah kita senantiasa menjaga agar pesta demokrasi kita berjalan lancar.

  •     Dengungkan Gerakan Anti Golput

Hal terakhir yang akan membuat kamu menjadi pemilih cerdas ialah, mengajak lingkungan sektitarmu untuk menggunakan hak pilihnya, karena jika mereka golput, suara mereka terbuang sia-sia begitu saja. Kamu harus bisa mengubah pandangan mereka, karena suara mereka sangat berpengaruh sekali. Rasa apatis dan pesimis, menjadi faktor dasar masyarakat untuk tidak menggunakan hak suaranya, langkah yang harus kamu lakukan dalam merubah pandangan mereka adalah, kamu harus menjelaskan bahwa siapapun yang menang nanti, kita bisa membantu pemerintah dan juga kita bisa mengkritik kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah nantinya.

Nah, itu tadi beberapa tips untuk kamu agar bisa menjadi pemilih cerdas, semoga tips diatas bisa membantumu. (Nur)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages